Gelar Raker, UPT Pengembangan Bahasa Internasional UNISSULA Targetkan Pembuatan Buku Ajar dengan Augmented Features dan Klinik Bahasa

DSC02379

UPT Pengembangan Bahasa Internasional menggelar Raker (Rapat Kerja) selama 2 (dua) hari pada 30 November-1 Desember 2018. Dalam pertemuan tersebut, salah satu poin yang diusung adalah terkait dengan Renstra (Rencana Strategis) UPT PBI 2018-2022. Mohammad Noor Zuhri, selaku kepala UPT PBI menuturkan bahwa rencana strategis ini merupakan sebuah arahan visi ke depan, sejauh mana UPT PBI ini akan melangkah sampai selesainya periode kepengurusan (2022-red.).

“UPT PBI harus menjadi lembaga yang mandiri pada tahun 2022 dengan memiliki insfrastruktur yang memadai, produk-produk yang ramah dengan revolusi industri 4.0 dan program layanan yang berkualitas dan terstandar yang dibuktikan dengan diperolehnya sertifikasi ISO”. Ungkap pria yang baru dilantik pada awal November 2018 lalu.

Selain itu, pada pertemuan tahunan tersebut juga berfokus pada analisis SOTK (Susunan Organisasi Tata Kerja) sehingga nantinya dapat diperoleh rumusan Tupoksi yang tepat sasaran sesuai dengan Renstra UPT PBI dan embanan Rektor 2018-2022.

Pada kesempatan yang sama, raker tersebut juga membahas terkait dengan program kerja  2018-2019 sebagai bagian untuk merealisasikan visi-misi UPT PBI ke depan. Salah satu program unggulan yang akan ditawarkan adalah Program layanan Klinik Bahasa.

“Para Dosen nantinya akan dapat berkonsultasi dengan tim yang kami tunjuk dengan membuat janji terlebih dahulu. Mereka nanti akan dianalisis terkait dengan apa yang mereka butuhkan baik terkait dengan publikasi, presentasi atau kepentingan akademik yang lain. Setelah tahu ‘penyakitnya’ dan apa yang dibutuhkan, nanti akan kami rujuk pada ‘poli spesialis’ atau program-program kursus yang telah disiapkan ” Tutur Zuhri. “Mereka juga bisa berkonsultasi terkait studi lanjut. Kami berikan arahan mulai dari browsing ke laman universitas yang dituju, sampai dengan korespondensi dengan pihak calon supervisor, terkait konsultasi kebahasaannya.” Imbuhnya.

Selain program tersebut, UPT PBI juga mencanangkan penyusunan buku ajar dengan mengusung teknologi augmented features di dalamnya. Dengan fitur ini, melalui scanning menggunakan smartphone, para pengguna akan disajikan dengan gambar-gambar 3D bergerak untuk membantu ilustrasi mereka terkait dengan hal yang dipelajari. Produk-produk tersebut juga rencananya akan dikembangkan dalam bentuk aplikasi buku digital yang dapat diunduh gratis pada market berbasis daring. Selain itu, program kerja tahunan tersebut juga menyasar pada program-program lain seperti pembukaan kursus bahasa Mandarin, Bahasa Jepang sebagai penambah kursus bahasa yang telah ada seperti bahasa Korea, Inggris dan Arab, kegiatan workshop Career day, tutorial bahasa Inggris dan TOEFL untuk Mahasiswa dan Dosen, layanan terjemahan dan program-program lain yang telah ada.

“yang sudah ada kita tingkatkan, yang belum ada kita realisasikan. Insyaallah, dengan berjamaah kita bisa. Kita niatkan untuk membangun generasi khaira ummah”. Pungkasnya. (Zhr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *