CILAD UNISSULA TERUS BERKOMITMEN KEMBANGKAN PESANTREN MELALUI BAHASA INTERNASIONAL

0
1075

WhatsApp Image 2021-09-30 at 13.24.49

Guna merespon  tantangan hidup yang semakin kompleks, CILAD UNISSULA terus berkomitmen mengembangkan potensi keterampilan atau lifeskill di lingkungan pondok pesantren melalui pengembangan bahasa internasional.

Mohammad Noor Zuhri, Kepala CILAD UNISSULA menyatakan fungsi utama pendidikan pesantren memang pendalaman ilmu agama atau tafaqquh fid-din. Namun, para santri juga perlu diberi penguatan kompetensi dan keterampilan bahasa internasional sebagai bekal hidup di masyarakat khususnya untuk menyebarkan ajaran-ajaran Islam yang rahmatan lil alamin kepada khalayak lebih luas.

“Kami akan berkonsentrasi pada program-program peningkatan penguasaan bahasa internasional baik Inggris, Arab, maupun bahasa asing lainnya supaya bisa dipelajari dan dikuasai oleh para santri. Proses identifikasi akan dilakukan terlebih dahulu sebelum pelaksanaan agar jenis program pengembangannya sesuai dengan karakteristik kondisi pesantren masing-masing,” tuturnya ketika melakukan kunjungan silaturahmi di Ponpes Miftahul Huda, Ngroto, Kec. Gubug, Kab. Grobogan Kamis (30/9/2021).

WhatsApp Image 2021-09-30 at 13.24.49(1)

Menurutnya, CILAD UNISSULA sudah membuat sejumlah program pelatihan yang ditujukan untuk pengembangan bahasa internasional di pesantren. “Kami alhamdulillah telah dipercaya untuk ikut andil menyebar manfaat di pesantren-pesantren. Sebelum pandemi, kami bisa silaturahmi ke Pondok Ky Giri Kusumo untuk mengenalkan bahasa dan budaya internasional. Saat ini kami juga dipercayai mendampingi para guru SMP Pesantren Alhamidiyah Bulumanis, Kab. Pati dalam rangka persiapan menuju sekolah berbasis kurikulum Cambridge” imbuhnya.

Selain itu, sejumlah program pengembangan lain juga telah disiapkan, antara lain Beasiswa Studi Bahasa Internasional, Indoglobal Classroom, Program-program pelatihan dan kursus lainnya.

“Bersama dengan berbagai pihak CILAD UNISSULA akan terus mengembangkan minat bakat para santri pondok pesantren di bidang penguasaan bahasa internasional,” lanjutnya.

Zuhri mengaku inisiasi pengembangan bahasa internasional bagi pesantren ini sudah dipersiapkan sejak lama. Namun sesuai kondisi dan situasi perkembangan saat ini, program juga mengalami penyesuaian dengan tuntutan kebutuhan pesantren dan situasi yang ada, tapi variasi program tetap mengedepankan kualitas. (*lzm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here