SEMARANG (19/08/2026) — Sebanyak 1.197 mahasiswa Program Diploma III dan Sarjana Reguler angkatan 2025 Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) mengikuti pre-test Tutorial Bahasa Inggris pada 19–20 Agustus 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Bahasa Internasional atau Center for International Language Development (CILAD) UNISSULA tersebut dilaksanakan secara daring menggunakan sistem computer-based test (CBT). Pengawasan ujian dilakukan melalui konferensi video Zoom.
Pre-test menjadi tahap awal untuk memetakan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa. Hasil pemetaan digunakan CILAD untuk menempatkan mahasiswa dalam program pembelajaran sesuai tingkat kompetensi masing-masing.
💡 Skema & Prosedur Pelaksanaan Tes
- Sistem Ujian: Computer-Based Test (CBT) via Safe Exam Browser.
- Pengawasan: Pengawasan langsung via Zoom Meeting oleh tim CILAD.
- Durasi & Sesi: Terbagi menjadi 4 sesi per hari (@ 60 menit).
- Integritas: Menerapkan standar ketat untuk menjaga integritas akademik.
Pelaksanaan tes terbagi menjadi empat sesi setiap hari. Setiap sesi berlangsung selama 60 menit menggunakan aplikasi Safe Exam Browser CILAD UNISSULA. Tim CILAD mengawasi peserta secara langsung melalui Zoom untuk menjaga ketertiban, objektivitas, dan integritas akademik selama ujian.
Hasil pre-test selanjutnya menjadi dasar penentuan program pembelajaran bahasa Inggris yang akan diikuti mahasiswa. Mahasiswa yang memenuhi standar kelulusan akan mengikuti Tutorial English Proficiency Test (TEPT) pada semester IV. Program tersebut dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi English Proficiency Test (EPT), yang menjadi salah satu persyaratan akademik di UNISSULA.
Sementara itu, mahasiswa yang memperoleh skor di bawah 60 diwajibkan mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar Tutorial Bahasa Inggris (KBM TBI) pada semester III. Program ini memberikan pendampingan untuk memperkuat kemampuan bahasa Inggris mahasiswa sebelum mengikuti Tutorial EPT.
“Melalui pre-test ini, kami ingin memastikan setiap mahasiswa memperoleh program pembelajaran yang sesuai dengan tingkat kemabilitiesnya. Dengan demikian, proses peningkatan kompetensi bahasa Inggris dapat berlangsung lebih efektif dan terarah.”
— Mohammad Noor Zuhri, M.Pd. (Kepala CILAD UNISSULA)
Menurut Mohammad Noor Zuhri, pembinaan yang disusun berdasarkan hasil pemetaan juga diharapkan dapat membantu mahasiswa menghadapi kebutuhan akademik, persiapan memasuki dunia kerja, dan persaingan pada tingkat internasional.
Melalui rangkaian pre-test, KBM TBI, dan Tutorial EPT, CILAD UNISSULA berupaya menyelenggarakan pembinaan bahasa Inggris secara terukur dan berkelanjutan sejak awal masa studi mahasiswa. (*ant)








