Semarang, 29 September 2026 — Center for International Language Development (CILAD) Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) resmi membuka program CILAD Language Scholarship 2026 melalui kegiatan Opening Ceremony yang diselenggarakan pada Selasa, 29 September 2026.
Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya program pembelajaran bahasa gratis yang memberikan kesempatan kepada masyarakat luas untuk mengembangkan kompetensi Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin secara terstruktur dan profesional.
Program ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat umum dan civitas akademika dengan jumlah pendaftar mencapai hampir seratus orang yang kemudian mengikuti tahapan seleksi administratif. Setelah melalui proses evaluasi yang ketat, sebanyak 76 peserta resmi dinyatakan lolos untuk mengikuti seluruh rangkaian program pembelajaran intensif selama dua bulan ke depan.
Para peserta terpilih berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia dengan latar belakang yang sangat beragam, mulai dari pelajar, mahasiswa, akademisi, guru, dokter, wirausaha, hingga berbagai profesi lainnya. Keberagaman latar belakang peserta ini menjadi salah satu keunggulan program, yang tidak hanya memfasilitasi peningkatan keahlian linguistik tetapi juga membuka ruang jejaring dan interaksi lintas daerah serta profesi.
"CILAD Language Scholarship merupakan salah satu upaya CILAD untuk memberikan akses pembelajaran bahasa yang lebih luas kepada masyarakat. Kami berharap para peserta tidak hanya memperoleh peningkatan kemampuan bahasa, tetapi juga pengalaman belajar yang dapat mendukung pengembangan diri, pendidikan, dan profesi mereka."
Mohammad Noor Zuhri, S.Pd., M.Pd.
Kegiatan Opening Ceremony berlangsung tertib pada pukul 14.00–15.00 WIB. Rangkaian acara diisi dengan sambutan resmi, pengenalan jajaran pengajar profesional CILAD, serta pemaparan learning contract sebagai acuan dan pedoman utama bagi seluruh peserta selama mengikuti kelas. Dalam sesi tersebut, peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai ketentuan, presensi, serta komitmen yang wajib dipenuhi.
Sebanyak 76 peserta yang lolos kemudian dibagi ke dalam tiga kelas utama, yaitu dua kelas Bahasa Inggris dan satu kelas Bahasa Mandarin. Pembagian kelas tersebut disesuaikan berdasarkan pilihan peminatan bahasa yang diajukan oleh masing-masing peserta saat pendaftaran.
Program CILAD Language Scholarship 2026 dijadwalkan akan berlangsung sebanyak 16 kali pertemuan selama kurun waktu dua bulan, mulai dari 29 September hingga 19 November 2026. Selama masa pelatihan, para peserta akan mendapatkan pendampingan intensif dari tim pengajar berkompeten di bidangnya.
Melalui penyelenggaraan program beasiswa bahasa ini, CILAD UNISSULA berharap dapat terus konsisten menghadirkan ruang pembelajaran bahasa yang inklusif, berkualitas, dan memberikan kemanfaatan nyata bagi masyarakat luas. Program ini juga menjadi wujud nyata komitmen CILAD dalam mendukung penguatan daya saing dan kompetensi bahasa masyarakat Indonesia untuk menghadapi tantangan global. (ant)








