UPT Pengembangan Bahasa Internasional (CILAD) Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan literasi bahasa dan pemahaman lintas budaya di kalangan pelajar Indonesia. Kali ini, CILAD bekerja sama dengan Al-Hamidiyah Language Center menyelenggarakan kegiatan International Teaching Program bagi siswi SMP dan SMA Al-Qur’an Terpadu (SMPQT & SMAQT) Al-Hamidiyah Pati.
Mengusung tema Exploring the World Through Cross-Cultural Understanding, kegiatan ini menghadirkan tiga mahasiswa internasional UNISSULA, yaitu Rik Van Marun dan Sam De Has dari Belanda, serta Fattoumata Touray dari Gambia. Mereka merupakan bagian dari komunitas mahasiswa asing yang tengah menempuh studi di UNISSULA dan aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pengajaran bahasa serta pertukaran budaya.
Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa internasional berinteraksi langsung dengan para siswi melalui berbagai sesi pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif. Mereka memberikan presentasi mengenai negara asal masing-masing, memperkenalkan budaya, tradisi, dan kebiasaan masyarakatnya, serta mengajak para siswi untuk berlatih berbicara bahasa Inggris melalui games dan language challenges.
Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan. Mereka tak hanya belajar bahasa Inggris secara praktis, tetapi juga memperoleh pengalaman baru tentang keberagaman budaya dan cara berkomunikasi global. Melalui pendekatan yang interaktif ini, suasana belajar menjadi lebih hidup dan membangun rasa percaya diri para pelajar dalam menggunakan bahasa asing.
Kepala Divisi Pengembangan Bahasa Internasional, Ahmad Lizamuddin, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UNISSULA untuk memperluas jangkauan program internasional ke sekolah-sekolah mitra, terutama dalam bidang pengajaran bahasa dan pengenalan budaya lintas negara.
“Kami ingin menciptakan ruang pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada kemampuan bahasa, tetapi juga membangun kesadaran antarbudaya. Melalui kolaborasi seperti ini, siswa dapat melihat bahwa bahasa adalah jembatan untuk memahami dunia,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Al-Hamidiyah Language Center menyambut baik kegiatan kolaboratif ini. Mereka menilai bahwa program seperti International Teaching Program memberikan dampak positif bagi para siswi, karena menghadirkan pengalaman belajar yang autentik dan memotivasi mereka untuk terus mengasah kemampuan bahasa Inggris.
Kegiatan ini juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara UNISSULA dan Al-Hamidiyah Language Center di masa mendatang. Rencana kolaborasi meliputi pengembangan pelatihan bahasa bagi guru dan siswa, pendampingan program English Camp, hingga kegiatan Cultural Exchange yang melibatkan mahasiswa asing UNISSULA secara berkelanjutan.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan akan terbangun ekosistem pembelajaran bahasa yang lebih dinamis, interaktif, dan berorientasi global. CILAD UNISSULA berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis bagi sekolah dan lembaga pendidikan dalam mengembangkan kompetensi bahasa asing serta memperkuat peran Indonesia dalam jejaring pendidikan internasional.
Informasi lebih lengkap tentang program pelatihan dan layanan bahasa CILAD UNISSULA dapat diakses melalui cilad.unissula.ac.id.








The program was fun because we were able to meet new peers from within and outside our country of origin. We learned a lot about Indonesia as a whole.
My expectations were met. In terms of teaching, I can say that they are effective because I have learned a lot. The materials were very helpful and detailed.
Gedung Ibnu Sina lt. 1 Kampus UNISSULA
Jl. Raya Kaligawe Km. 04
Semarang, Jawa Tengah, 50112
Senin - Kamis (09.00 - 14.00 WIB)