SEMARANG (29/08/2026) — Center for International Language Development (CILAD) Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) menyelenggarakan program Intensive English Proficiency Test (IEPT) Preparation bagi mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) UNISSULA sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris akademik dan mempersiapkan mahasiswa menghadapi standar kompetensi bahasa internasional.
Kegiatan yang berlangsung hari ini hingga besok tersebut diikuti oleh 265 mahasiswa FAI UNISSULA yang berasal dari tiga kelompok akademik, yaitu Hukum Keluarga Islam (HK) sebanyak 11 mahasiswa, Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 31 mahasiswa, dan Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) sebanyak 223 mahasiswa.
Program IEPT Preparation merupakan salah satu bentuk komitmen CILAD UNISSULA dalam menyediakan layanan pengembangan kompetensi bahasa bagi sivitas akademika. Melalui program ini, peserta mendapatkan pembekalan intensif untuk meningkatkan kesiapan menghadapi English Proficiency Test (EPT) yang menjadi salah satu indikator kemampuan bahasa Inggris akademik mahasiswa.
💡 Detail Rincian Peserta & Materi Program
- Total Peserta: 265 Mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI).
- Sebaran Program Studi: Magister PAI (223), PAI (31), Hukum Keluarga (11).
- Fokus Pembekalan: Listening Comprehension, Structure & Written Expression, serta Reading Comprehension.
- Output Utama: Kesiapan menghadapi English Proficiency Test (EPT) & penguatan portofolio akademik global.
Kegiatan tersebut mencakup penguatan berbagai aspek kemampuan bahasa Inggris, seperti listening comprehension, structure and written expression, serta reading comprehension. Selain pembelajaran materi, peserta juga memperoleh strategi menghadapi tes melalui latihan dan pendampingan dari tim pengajar CILAD UNISSULA.
Kepala CILAD UNISSULA, M. Noor Zuhri, menyampaikan bahwa penguasaan bahasa Inggris merupakan kompetensi penting bagi mahasiswa dalam menghadapi perkembangan pendidikan tinggi yang semakin terhubung secara global.
“CILAD UNISSULA terus berupaya menghadirkan program pengembangan bahasa yang relevan dengan kebutuhan akademik mahasiswa. Kemampuan bahasa Inggris menjadi modal penting agar mahasiswa mampu mengakses literatur internasional, memperluas wawasan keilmuan, dan meningkatkan daya saing akademiknya.”
— M. Noor Zuhri (Kepala CILAD UNISSULA)
Menurutnya, IEPT Preparation tidak hanya berorientasi pada kesiapan menghadapi ujian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya akademik yang mendukung peningkatan kualitas lulusan UNISSULA.
“Melalui program ini, kami berharap mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih baik dan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris untuk kebutuhan akademik maupun profesional,” tambah M. Noor Zuhri.
Sementara itu, Dekan Fakultas Agama Islam UNISSULA, Dr. Agus Irfan, M.P.I., mengapresiasi penyelenggaraan IEPT Preparation yang dilaksanakan oleh CILAD UNISSULA. Menurutnya, sinergi antara fakultas dan unit pengembangan bahasa menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas mahasiswa.
“Mahasiswa FAI UNISSULA tidak hanya dituntut memiliki kompetensi keilmuan Islam yang kuat, tetapi juga perlu memiliki kemampuan pendukung yang sesuai dengan tuntutan perkembangan global. Kemampuan bahasa Inggris akan membuka peluang yang lebih luas dalam pengembangan akademik dan profesional mahasiswa.”
— Dr. Agus Irfan, M.P.I. (Dekan FAI UNISSULA)
Melalui kegiatan IEPT Preparation ini, CILAD UNISSULA berharap mahasiswa FAI UNISSULA mampu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris akademik serta lebih siap memenuhi berbagai tuntutan akademik di tingkat nasional maupun internasional.
Penyelenggaraan program ini menjadi bagian dari komitmen CILAD UNISSULA dalam mendukung visi UNISSULA untuk menghasilkan lulusan yang unggul, berkompetensi global, dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.








