Semarang, 9 Juli 2026 – Sebagai pusat pengembangan bahasa di Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Center for International Language Development (CILAD) UNISSULA terus berkomitmen meningkatkan kompetensi bahasa Inggris mahasiswa melalui berbagai program pembelajaran dan evaluasi. Salah satu implementasi komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Post-Test Tutorial English Proficiency Test (TEPT) pada 9–11 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan evaluasi akhir bagi mahasiswa Program Diploma (D3) dan Sarjana (S1) Reguler angkatan 2024 yang telah menyelesaikan program TEPT untuk mengukur capaian kompetensi bahasa Inggris sesuai standar yang ditetapkan universitas.
Peserta yang mengikuti Post-Test merupakan mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan, yaitu memiliki kehadiran minimal 14 kali dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) TEPT. Pelaksanaan Post-Test TEPT dilakukan secara daring menggunakan sistem ujian berbasis komputer dengan pengawasan secara langsung melalui Zoom Meeting. Selama ujian berlangsung, pengawas memantau peserta secara real-time untuk memastikan pelaksanaan tes berjalan tertib, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Mekanisme ini menjadi bagian dari komitmen CILAD UNISSULA dalam menjaga kualitas dan integritas penyelenggaraan ujian meskipun dilaksanakan secara online.
Dalam pelaksanaannya, setiap peserta mengerjakan 140 soal yang terdiri atas tiga komponen, yaitu Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension, dengan durasi ujian selama dua jam. Post-Test TEPT diselenggarakan selama tiga hari dalam dua sesi setiap harinya dan diikuti oleh 1.151 mahasiswa dari 47 kelas yang berasal dari berbagai program studi di lingkungan UNISSULA.
Hasil Post-Test TEPT menjadi dasar penentuan kelulusan peserta. Mahasiswa dinyatakan lulus apabila memperoleh skor total minimal 450. Peserta yang berhasil memenuhi standar tersebut akan memperoleh Sertifikat English Proficiency Test (EPT) yang dapat digunakan sebagai salah satu persyaratan kelulusan di Universitas Islam Sultan Agung. Sertifikat ini sekaligus menjadi bukti kompetensi bahasa Inggris mahasiswa yang diharapkan mampu mendukung kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja, studi lanjut, maupun berbagai kesempatan di tingkat internasional.
Menurut Kepala CILAD UNISSULA, Mohammad Noor Zuhri, pelaksanaan Post-Test TEPT merupakan bagian dari upaya universitas untuk memastikan mahasiswa memiliki kompetensi bahasa Inggris yang memadai sebelum menyelesaikan studi. “Melalui Post-Test TEPT, CILAD UNISSULA berupaya memastikan mahasiswa tidak hanya memenuhi persyaratan akademik, tetapi juga memiliki kompetensi bahasa Inggris yang mendukung kesiapan mereka menghadapi dunia kerja maupun studi lanjut,” ujarnya.
Melalui penyelenggaraan Program Tutorial English Proficiency Test (TEPT), CILAD UNISSULA mengemban mandat untuk meningkatkan kompetensi bahasa asing sivitas akademika, terutama kemampuan bahasa Inggris mahasiswa. Mandat tersebut diwujudkan melalui berbagai layanan, mulai dari program pembelajaran, pelatihan, hingga pengujian kemampuan bahasa yang terstandar melalui Program Tutorial English Proficiency Test (TEPT). Melalui penyelenggaraan Post-Test TEPT, CILAD UNISSULA tidak hanya mengevaluasi hasil pembelajaran mahasiswa, tetapi juga memastikan lulusan UNISSULA memiliki kompetensi bahasa Inggris yang mendukung kesiapan mereka menghadapi dunia kerja, studi lanjut, dan persaingan di tingkat global.








The program was fun because we were able to meet new peers from within and outside our country of origin. We learned a lot about Indonesia as a whole.
My expectations were met. In terms of teaching, I can say that they are effective because I have learned a lot. The materials were very helpful and detailed.
Gedung Ibnu Sina lt. 1 Kampus UNISSULA
Jl. Raya Kaligawe Km. 04
Semarang, Jawa Tengah, 50112
Senin - Kamis (09.00 - 14.00 WIB)